Kematian Dalam Sebuah Mobil [ Nyata ]

Di derasnya hujan yang turun di kota Purworejo, Jawa Tengah pada pukul 22.00 WIB, aku bersama dengan teman sehabis mengantarkan anjing yang dititipkan dirumahku, berjalan kembali ke warnet tempat dimana aku bekerja. Dan betapa terkejutnya kami, ketika melihat kerumunan orang banyak yang berkerumun di depan kios buah di daerah Pangen Koplak. Seketika itu juga kami berhenti tak jauh dari lokasi tersebut. Kami melihat beberapa Polisi dan garis Police Line yang mengitari toko itu, didalam garis tersebut terdapat sebuah mobil kijang yang terparkir di depan toko. Kami bertanya-tanya apa yang telah terjadi disana ? apakah ada perampokan atau pembunuhan kah ? Akhirnya kami memutuskan untuk bertanya warga sekitar yang semenjak tadi telah berada di sana. Dari informasi yang kami dapat, di dalam sebuah mobil terdapat seorang bapak-bapak yang meninggal dunia. Penyebab kematianya diduga terserang penyakit jantung yang telah lama di deritanya. Sungguh ironi sekali, di tengah-tengah udara yang dingin dan hujan yang turun, beliau harus menghembuskan nafas di dalam mobil yang dikendarainya. Sebenarnya, aku hendak mengambil beberapa gambar, tetapi karena aku tak mempunyai kamera ya akhirnya aku urungkan niatku.

Memang, kematian tak ada yang tahu akan datangnya. Bisa saja kematian menyapa kita ditengah-tengah hiruk pikuk keramaian, dan bisa saja seperti apa yang di alami oleh bapak-bapak tersebut. Karena pada dasarnya manusia hanya sementara tinggal di bumi yang di ciptakan oleh Tuhan untuk kita semua. Tuhan sewaktu-waktu dapat memanggil kita untuk kembali padaNya. Kita tak perlu takut akan kematian yang datang kepada kita, karena kita semua akan mengalaminya. Kematian yang membawa kita kepada kehidupan yang sebenarnya. Kehidupan yang jauh dari kemunafikan, kehidupan yang penuh dengan kedamaian abadi di rumah Tuhan.

Purworejo, 08 November 2011

Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

3 Responses to Kematian Dalam Sebuah Mobil [ Nyata ]

  1. Kematian itu kepastian yang dirahasiakan. Pasti kita alami, namun tak ada yang tahu pasti kapan, dimana dan dengan cara seperti apa kematian datang menjemput kita.

    Benar bahwa kematian bukan untuk ditakuti, tapi untuk dipersiapkan agar kapanpun, dimanapun dan dengan cara bagaimanapun ia datang, kita telah memiliki bekal yang memadai. Adapun bekal yang kita butuhkan adalah amal sholeh, bukan yang lainnya.

    BalasHapus
  2. Iya.. benar sekali pak .. Kematian merupakan rahasia dan tak ada satupun yang mengetahuinya kecuali Tuhan sendiri. :)
    Terima kasih pak sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya :D
    salam kenal :)

    BalasHapus

Search

Copyright (c) 2011 Asisteneptunus .