Dear Neptunus #2

Hai Nus, apa kabarmu hari ini? Aku baru saja sejenak memejamkan kedua bola mata ini. Namun apakah kamu tahu apa yang sedang aku lihat? Bayangan itu muncul kembali Nus.. Namun saat ini, ia menampakan diri dengan wajah yang bersinar dan senyum yang merekah. Entahlah, mungkin saja sekarang ia sedang bahagia. Bahagia dengan seseorang yang jauh lebih baik dari aku. Setidaknya jarak tak lagi membunuhnya secara perlahan.
Nus… Kamu pernah gak merasakan cemburu? Cemburu pada seseorang yang sempat membuatmu tersenyum? Aku pernah… Ya akhir-akhir ini aku masih sering merasa cemburu. Ketika memandang sebuah photo yang di dalamnya berdiri ia dengan seorang pria disampingnya. Sepertinya ia merupakan wanita yang cepat akrab, ya saking akrabnya ia mampu jatuh cinta lagi dengan orang lain dan orang lain itu adalah seorang pria yang berdiri bersamanya. Apakah semudah itu? Sepertinya tidak. Nyatanya hatiku masih tertutup rapat untuk siapapun. Dan mungkin saat ini tempat ku di hatinya sudah tergantikan oleh pria itu. Oya, kamu tau gak Nus kenapa aku masih saja mempertahankan rasa cinta itu? Rasa cinta yang sedari awal sampai sekarang masih tetap utuh dan tak berkurang sedikitpun. Jawabanya adalah karena tak semudah itu berlari di bawah kenangan yang menyelimuti hampir seluru waktu yang berhembus secara perlahan. Kenangan, ya sebuah kenangan yang telah tercipta hampir separuh perjalanan hidupku yang baru. Entahlah… mengapa aku begitu meyakininya, meyakini kenangan yang selalu menyapa dan enggan pergi dari benak ku..

Posted in . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

Leave a Reply

Search

Copyright (c) 2011 Asisteneptunus .