Sesederhana Senyum Ibu

Menurut kalian, arti sederhana itu apa? Menurutku, senyum ibu… Aku masih ingat senyuman dari seorang ibu yang pernah aku singgahi rahimnya meskipun hanya sebelas tahun lamanya. Aku juga masih ingat wajah ayah yang tertunduk sesekali sambil menitikan air mata saat memandangi sebuah nisan yang di dalamnya tertulis nama Ibu.

“Ayah…”
“Sini nak, duduk disamping ayah.. apakah kamu enggak ingin memeluk ibu mu?”

Saat itu aku bingung, aku masih terlalu kecil untuk memahami kata khiasan. Yang aku tahu bahwa saat ini, ibu telah menyatu dengan rerumputan. Namun saat aku melihat air mata Ayah, aku menurut. Aku memeluk batu nisan yang berdiri kokoh diatas makam ibu.
Aku sangat mengagumi diri Ayah, ketulusan dan kasih sayangnya terhadap Ibu membuatnya tak ingin menikah kembali. Suatu saat nanti, aku ingin menjadi seperti Ayah. Mencintai seorang wanita hingga akhir hayat.

Posted in . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

Leave a Reply

Search

Copyright (c) 2011 Asisteneptunus .