Banjarmasin, 22 November 2013
Hamparan cakrawala membentang
Dari utara ke selatan
Melewati lembah yg curam
Mengelilingi lukisan hati…...
Sejauh mata memandang
Tak akan pernah lepas dari senyum indahmu.
Menggambarkan sosok wanita tegar.
Dan aku terjebak didasar hatinya.
Lambat laun kaki ini melangkah
Mencari tak apa
Menemukan lembaran memori usang.
Memutar kembali biasan kenangan bersama…
Inikah perpisahan?
Sayup-sayup rintihan dewi malam menggelegar.
Mencakar udara yg merambat perlahan.
Ah… .
Nampaknya gemuruh angin tak dapat menemaniku lagi.
Sayap yg dahulu mengepak dengan gagahnya.
Kini semakin terlepas perlahan
Satu demi satu bulu pengharapan berterbangan
Membawa luka dan kerinduan…
Entah kemana mereka akan berhenti.
Pijakanku kini mulai goyah
Terombang ambing dalam badai keraguan.
Nampaknya sebentar lagi aku akan terhanyut….
Membawa ragaku tenggelam dalam pusaran penyesalan yg tak berarti.… . ,
Hamparan cakrawala membentang
Dari utara ke selatan
Melewati lembah yg curam
Mengelilingi lukisan hati…...
Sejauh mata memandang
Tak akan pernah lepas dari senyum indahmu.
Menggambarkan sosok wanita tegar.
Dan aku terjebak didasar hatinya.
Lambat laun kaki ini melangkah
Mencari tak apa
Menemukan lembaran memori usang.
Memutar kembali biasan kenangan bersama…
Inikah perpisahan?
Sayup-sayup rintihan dewi malam menggelegar.
Mencakar udara yg merambat perlahan.
Ah… .
Nampaknya gemuruh angin tak dapat menemaniku lagi.
Sayap yg dahulu mengepak dengan gagahnya.
Kini semakin terlepas perlahan
Satu demi satu bulu pengharapan berterbangan
Membawa luka dan kerinduan…
Entah kemana mereka akan berhenti.
Pijakanku kini mulai goyah
Terombang ambing dalam badai keraguan.
Nampaknya sebentar lagi aku akan terhanyut….
Membawa ragaku tenggelam dalam pusaran penyesalan yg tak berarti.… . ,



