Banjarmasin, 29 Januari 2013
Aku menutup luka dengan senyuman…
Mencoba menghindar dari bayanganmu…
Berlari dan terus berlari…
Entah kemana arah tujuan yang ku tempuh
Mencari dan menemukan sisa kebahagiaan..
Puing-puing kenangan masih tergambar jelas
Di sudut bola mataku yang kian meredup…
Memancar kala di terpa sinar fajar
Menyembunyikan air mata pada sebuah kenestapaan…
Entah sampai kapan rembulan merindukan bintang..
Entah sampai kapan angin berhembus perlahan…
Menembus jiwa yang kian pudar tergerus masa lalu…
Yang ada hanya tetesan harapan..
Menguap saat kaki telah goyah dan tak mampu beranjak…
Bukan karna enggan ..
Tapi hati telah terkunci rapat begitu saja…
Menunggu waktu membawa lari luka yang kian mendalam..
Secepat cosmos jiwa ini kan pergi….





