
Tuhan .. kami tahu, kami sadar bahwa kami ini diciptakan olehMu semata. Kami sungguh ajaib dan kami adalah ciptaanMu yg mulia. Kami juga percaya bahwa Kaulah juga yg menciptakan sekeliling kami, mulai dari hal terkecil hingga hal yang paling sulitpun. Akal dan pikiran kami tak mampu untuk menembus dan membaca segala apa yg telah Kau rencanakan dan Kau ciptakan. Bahkan, hal yg nampak mustahil bagi kami , itupun bagiMu bisa saja terjadi.. Engkau ada dan Engkau senantiasa disamping kami. Disaat kami terjatuh , disaat kami terkena suatu masalah , maupun musibah terkadang kami berpikir bahwa Engkau sungguh tidak adil terhadap kami .. Kami tidak menyadari bahwa dibalik itu semua, ada suatu rencana yg indah untuk kami. Dan kami.. iya kami manusia ciptaanMU terkadang tidak bisa menerima jalan yg Kau berikan terhadap kami walaupun itu bertujuan baik. Karna kami senantiasa dibutakan oleh emosi dan keegoisan kami. Maafkanlah kami ya Tuhan .
Kami sadar dan kami tahu bahwa jelas nyata segala yg buruk dan baik .. tapi kami sering sekali terjatuh pada jurang keburukan yg menyeret kami jauh dari hadapanMu.. Menjadikan kami lupa akan diriMu , dan membuat kami menjadi manusia yg sombong dan bangga terhadap apa yg bersifat sementara ...
Tuhan , kami tidak habis pikir . Kenapa Engkau senantiasa memaafkan kami .. Memaafkan segala kesalahan kami , baik itu bersifat besar maupun kecil ? Kami tahu betul .. Bahwa Tuhan mengajarkan kami untuk saling memaafkan layaknya Engkau terhadap kami. Tetapi, kerap kali kami tidak bisa dan tidak mampu untuk memaafkan seseorang yg telah membuat kami sakit hati bahkan hancur .. Kenapa demikian Tuhan ? Kami sadar .. bahwa begitu sulit untuk kami mengerti dan tahu akan semua rencana dan setiap aturanMu .. ajarkan kami Tuhan .. agar kami bisa memahami setiap tindakan dan perbuatan yg senantiasa lurus dijalanMu ...
Tuhan .. kami terkadang bingung dan bertanya-tanya terhadap teman maupun orang disekitar kami yg nampak dari luar begitu biasa tetapi mempunyai kelebihan khusus .. kami seringkali merasa iri hati dan ingin sekali mempunyai apa yg mereka punya .. tetapi suatu hari kami sadar .. bahwa dibalik kelemahan dan kekurangan kami , terselip dan terpendam suatu kelebihan yg tak ada seorangpun yg memiliki dan menyamainya .. dan semenjak itu , kami sering sekali mensyukuri segala nikmatMu ..
Tuhan .. semua yg kami butuhkan senantiasa Engkau cukupkan .. dari mulai sandang , pangan , dan papan ..
tetapi Tuhan , kami sadar dan tahu betul bahwa kami juga kerap sekali mengeluh dan menggerutu terhadap sesuatu yg kami inginkan tetapi tidak Engkau kabulkan .. kami tidak sadar , bahwa alasan Engkau tidak mengabulkanya semata-mata karna kami belum saatnya mempunyai dan memiliki sesuatu yg kami inginkan . Engkau maha tahu , tahu mana yg terbaik untuk kami. Kami tidak sadar akan hal itu Tuhan ...
Tuhan ... kami juga kerap sekali merasa sedih .. disaat orang yg kami cintai dan sayangi harus pergi meninggalkan kami untuk selama-lamanya .. disaat demikian , kami tidak bisa menerima atas apa yg terjadi pada kami .. Ingin sekali kami memberontak dan berusaha mengatakan kepadaMU "jangan ambil dia ya Tuhan" tapi kami tidak bisa berbuat sesuatu untuk mencegah itu semua . dan pada akhirnya kami sadar bahwa semua yg ada dimuka ini ciptaanMu . dan itu semua sematamata milikMu seorang .. dan kmi sebagai manusia hanya bisa menerima segala apa yg telah Kau gariskan terhadap setiap detik dan setiap hembusan nafas kami ... dan kami sadar betul bahwa "kematian adalah bukan akhir dari hidup melainkan awal dari menuju kehidupan yg baru dan lebih baik lagi .. "
Tuhan .. inilah semua ungkapan isi hati kami ...
kiranya Engkau membacanya :D
dari :
Umatmu Tercinta :)
#dhamar supper idiiot
Search
Antologi Pertama
Karena ini hatiBukan kedai kopiSinggah sejenakKemudian pergi begitu saja..
— Asisten Neptunus (@asisteneptunus) April 14, 2013
Categories
- Ayah (1)
- Buku (2)
- Catatan (44)
- Cerpen (2)
- Cerpen Inspirasi (1)
- Dear Neptunus (2)
- Kesaksian (1)
- Mengapa aku berbeda? (1)
- Puisi (60)
- Untuk Ibu (1)
Archives
Pengikut
Pengunjung
Tentang Penulis
- Asisten Neptunus
- Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
- Karena ini hati Bukan kedai kopi. Singgah sejenak Kemudian pergi begitu saja..


